MoU FEBI IDIA – FEBI IAI al-Khairat Berlanjut Workshop Aplikasi Keuangan

Pada Kuartal pertama tahun ajaran 2020-2021, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IDIA terus meningkatkan hubungan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, kali FEBI IDIA menggandeng FEBI Institut Agama Islam (IAI) al-Khairat untuk menjalin Kerjasama.

Kerjasama antara FEBI IDIA dan FEBI IAI Al-Khairat tertuang dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Hal ini menjadi bukti keseriusan FEBI IDIA dalam mencapai dan mewujudkan visi misi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IDIA yang unggul dalam integrasi keilmuan.

Acara MoU dipimpin langsung oleh Dekan FEBI IDIA, Dr. KH. Holilur Rahman, S.H.I., M.H.I.  Dan dihadiri oleh seluruh struktur pimpinan dekanat FEBI IDIA dan program studi PBS.

Dekan FEBI IDIA menegaskan alasan diadakannya MoU di lingkungan Fakultas serta tindak lanjutnya. Bahwa MOU fakultas dan tindak lanjutnya dapat meningkatkan poin dalam penilaian akreditasi. Selanjutya dengan kolaborasi fakultas terdapat aspek prinsip ekonomi yang bersifat efektif yang sesuai dengan kaidah al-masaqqoh tajlib al- taysir (kesusahan mengharuskan adanya kemudahan).

Lebih daripada itu, mengingat pendirian Bank Mini Syariah (BMS) Alpend sebagai laboratorium program studi Perbankan Syariah, maka beroperasinya menjadi kewajiban untuk dilasanakan. Hal ini karena dalam musim pandemic COVID 19 lembaga perbankan tidak menerima mahasiawa magang dalam Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Oleh karena itu, beroperasinya BMS Alpen  mutlaq diperlukan sebagaimana kaidah ma la yatimm al-wajib illa bihi fahuwa wajib (suatu yang wajib yang tidak sempurna kecuali dengannya adalah wajib) tutur Dekan FEBI IDIA.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari MoU, kedua fakultas mengadakan workshop aplikasi keuangan Bank Mini Syariah Alpend.

Beberapa persiapan dan pemantapan sudah mulai digarab, dimulai dari proses persiapan aplikasi, praktikum, pemagangan serta memodifikasi aplikasi agar lebih optimal dalam menyesuaikan potensi internal.

Acara berlangsung workshop  di Meeting Hall Gedung Rektorat IDIA Prenduan yang dihadiri oleh Civitas Akademika FEBI dan tenaga kependidikan IDIA Prenduan. Dari pihak IAI al-Khairat secara khusus langsung dihadiri oleh Kaprodi Perbankan Syariah (PBS), bapak Matnin, S.H.I., M.E.I.

Kemudian acara workshop dipandu oleh Kaprodi PBS FEBI IAI Al-Khairat. Dalam pengantarnya beliau memberikan tiga alasan diperlukannya aplikasi keuangan syariah; pertama, alasan filosofi bahwa dalam Islam kerangka hukumnya dipayungi dengan koridor halal-haram.  Kedua, sains  yang membutuhkan ilmu terapan yang eksis. Ketiga,  behavior yang menuntut etika moral perilaku yang bersifat syar’i.

Peserta sangat  antusia dalam mengikuti workshop, sebagaimana testimoni bapak Mujibno, MM., bahwa aplikasi Koplink dalam system BMS Alpen ke depan sangat praktis digunakan. Karena ketika menabung hanya diperlukan 2 proses, yakni pengisian daftar anggota simpanan dan transaksi tabungan. Sementara dalam pembiayaan memerlukan 3 proses, yaitu daftar anggota pinjaman, daftar aqad dan trasaksi pencairan.

Related posts

Leave a Comment