DEKAN FEBI IDIA MEMBUKA MINDSET MASYARAKAT DESA OMBEN TENTANG AKSES ASET DESA

Rabu, (17/11/2021) Kelompok Praktek Pemberdayaan Masyaakat (P2M) IDIA Prenduan di desa Omben mengadakan pelatihan bagi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan masyarakat Omben. Pelatihan tersebut bertema Peningkatan Kreativitas Berbasis Aset Desa.

Hadir Ust. Zaid Raya Argantara, M.E sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Desa Moh. Romli, Ketua PKK Ibu Luluk Maimunah serta pemateri KH. Dr. Holilur Rahman, M.H.I serta seluruh pengurus dan anggota PKK desa Omben. Acara pelatihan dilaksanakan di kantor kepala desa komponen Kecamatan Kabupaten Sampang.

KH. Dr. Holilur Rahman, M.H.I membuka pelatihan dengan memberikan makna filosofi, bahwa setiap muslim diperintahkan untuk bertindak kreatif. Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kalian di bumi, carilah karunia Allah sebagaimana dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 10.

Lebih lanjut beliau menuturkan “setiap muslim jangan berhenti setelah melakukan ibadah mahdhoh tapi harus pergi beraktivitas dengan semaksimal mungkin dan seoptimal mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa setiap muslim harus bertindak kreatif”.

Aset desa sesungguhnya telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permen Desa  Nomor 4 tahun 2015. Dari sekian permasalahan aset desa yang paling signifikan adalah terkait dengan rendahnya jiwa dan semangat kewirausahaan (entrepreneurship).

Hal ini perlu ditingkatkan dengan cara pelatihan dan pendidikan. Hal terpenting dalam pengelolaan aset desa bagi masyarakat adalah mindset, cara berpikir bahwa masyarakat desa merupakan ujung tombak inovasi berwirasuaha.

Menurut DPL Ust. Zaid Raya Argantara, M.E dari sekian pengembangan potensi usaha ekonomi desa Omben setidaknya ada 3 yang bisa dikembangkan, jamu, pupuk dan wisata halal sumber air Jokotole.

Ditemukannya tiga potensi oleh kelompok P2M sebagai aset yang bisa dikembangkan di desa Omben merupakan satu prestasi yang luar biasa. Karena para mahasiswa bersama DPL mampu menguak potensi yang dimiliki oleh desa Omben sebagai aset yang bisa dikembangkan.

Untuk selanjutnya perlu dilakukan pembinaan dan pendampingan. Oleh karena itu, P2M mempunyai target bisa memberikan hasil analisis bisnis plan kepada kepala desa omben di akhir P2M. Begitu juga dengan FEBI IDIA dapat bekerjasama atau MoU dengan desa Omben.

Pemateri menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif desa bisa dilakukan ketika setiap komponen masyarakat berenergi sama mengembangakan potensi desa menjadi aset desa. Hal ini bertujuan agar menciptakan nilai tambah secara ekonomi dan nilai tambah sosial dan budaya.

Oleh karena itu, perlu segera ditetapkan program khusus pengembangan aset desa dalam satu keputusan oleh perangkat desa yang selanjutnya dari tim pengembangan desa inilah dapat dilanjutkan dengan studi komparatif kepada desa-desa yang sudah membuat dan menjalankan peraturan desa (Perdes). Dekan FEBI IDIA turut mendukung sinerginya peningkatan ekonomi dari desa Omben untuk membangun Indonesia.

Related posts

Leave a Comment