HIMA DEMA FEBI IDIA SUKSESKAN KAJIAN BERTEMA REFLEKSI PERBANKAN SYARIAH DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Kajian merupakan kegiatan memikirkan sesuatu lebih lanjut yang diharapkan dapat menciptakan suatu kesimpulan yang selanjutnya mengarah untuk melakukan suatu perbuatan. Bagi mahasiswa/mahasiswi kajian merupakan hal yang biasa dilakukan. Seperti yang dilakukan oleh bidang keputrian Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI IDA Prenduan.

Mereka menggelar kajian rutin perdana pada semester genap ini Sabtu (28/11/2021) yang bertempat di lantai tiga rektorat IDIA Prenduan. tema yang diangkat dalam kajian kali ini adalah “Refleksi Perbankan Syariah dalam Perekonomian Indonesia”.
Peserta yang hadir adalah semua mahasiswi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dosen FEBI dan juga hadir sebagai pemateri yaitu dekan FEBI Dr. KH. Holilur Rahman, M.H.I.

KH. Holil sangat senang dengan diadakannya kajian ini. dalam sambutannya beliau mengatakan “di hari perdana adanya kajian HIMA dan DEMA ini bisa menjadi penyemangat bagi mahasiswi, ini membuktikan bahwa selain kegiatan belajar mengajar di kelas gerakan intelektual oleh mahasiswi dapat terlaksanadengan kajian ini”.

Sehubungan dengan tema yang diangkat, dekan FEBI tersebut mengajak seluruh mahasiswi FEBI IDIA Prenduan untuk menjadi subjek terbentuknya Madura menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Syariah. “Kita wajib beryukur karena sejak 2021 ini bank syariah termasuk ke dalam bank terbesar nomor 7 dari segi aset. Dan mahasiswi FEBI IDIA Prenduan harus siap menjadika Madura KEK Syariah. Untuk merealisasikannya perlu langkah sistematis, yakni diskusi dengan para intelektual”.

Di akhir kajian KH. Holil menutup bahwa “setiap program harus dilaksanakan yang terbaik, dengan segenap kekuatan yang maksimal (profesional). Hal tersebut sesuai dengan sabda Nabi: (InnaAllaha Yuhibbu Idza Amila Ahadukum Amalan An-Yutqinahu) Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, mengerjakannya secara profesional.

Related posts

Leave a Comment