LIMA PULUH DELAPAN MAHASISWA FEBI IKUTI YUDISIUM TAHUN AKADEMIK 2021/2022

Akhirnya setelah proses panjang tugas akhir kuliah, kini (17/04/22) lima puluh delapan mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sslam ikuti proses yudisium. Mahasiswa yang terdiri dari program reguler, intensif, dan plus tersebut sangat bergembira karena ini merupakan buah perjuangan mereka untuk meraih gelar sarjana.

Dalam acara tersebut hadir Dekan FEBI Dr. KH. Holilur Rahman, M.H.I, Wakil Dekan Moh. Helmi Hidayat, M.E, Kaprodi PBS Mujibno, M.M, Kaprodi EKSYAR Zaid Rayaargantara, M.E dan dosen FEBI lainnya. Selain peserta yudisium, tahun ini juga dihadiri oleh seluruh mahasiswa FEBI dari semua program.

Yudisium kali ini terdapat empat kategori predikat terbaik, yaitu The Best Student of Perbankan Syariah, The Best Student of Leadership, The Best Student of Achievment, dan The Best Student of Sharia Bankir berdasarkan keputusan Dekan FEBI Nomor: 069/IDIA.DE/D.2/III/2022 Tentang Penetapan Kategori Yudisium Terbaik Program Studi Perbankan Syariah Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan Sumenep.

Muhammad Samsul Solihin Saleh sebagai perwakilan dari mahasiswa menyampaikan kesan dan pesannya dalam acara yudisium, “Kami sangat berterima kasih kepada para guru, dosen, dan civitas akademika atas pecut semangat sehingga kami bisa mencapai titik ini, dan kami juga meminta maaf atas kesalahan yang kami perbuat”.

“Bagi kami IDIA Prenduan adalah kawah Candradimuka, dimana kami ditempa untuk menjadi kesatria setangguh Gatot Kaca” lanjutnya dalam istinbath kesan pesannya.

Dekan FEBI KH. Holil menyampaikan kepada mahasiswa bahwa mereka harus bisa cepat menyesuaikan diri dengan keadaan. “Lulusan FEBI 2022 dituntut bisa menyesuaikan diri secepatnya, dituntut untuk kreatif, dan dituntut berfikir dan bekerja keras”. Lanjutnya “kedepan kita harus bisa melakukan hal-hal yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga bisa menambah moral kita menjadi lebih baik.”

 

 

Related posts

Leave a Comment