DEMA-HIMA FEBI Gelar Webinar International Bertajuk Aktualisasi Generasi Kreatif Menjadi Mahasantri Hebat Indonesia Bermartabat

Dalam rangka upaya mewujudkan generasi yang kreatif demi mewujudkan mahasantri hebat untuk Indonesia bermartabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan, pada hari Selasa tanggal 24 Agustus 2021 dengan media Zoom Meeting, DEMA-HIMA Ekonomi dan Bisnis Islam IDIA Prenduan telah melaksanakan kegiatan Webinar Festival FEBI yang bertemakan “Aktualisasi Generasi Kreatif Menjadi Mahasantri Hebat Indonesia Bermartabat”. “Seminar berbasis online (webinar) Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam adalah kegiatan yang menunjukkan DEMA-HIMA itu ada, dan pandemi bukan halangan untuk kita melaksanakan kegiatan belajar dan terus belajar” begitu tutur Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IDIA Prenduan. Acara ini diselenggarakan karena di zaman yang serba dinamis ini, semua generasi nantinya akan dihadapkan dengan persoalan di mana mereka akan melanjutkan kehidupan setelah menempuh pendidikan. Oleh karena itu, tujuan dari acara Webinar Festival FEBI DEMA-HIMA Ekonomi dan Bisnis Islam IDIA Prenduan Periode 2021/2022 yaitu untuk mewadahi para mahasantri agar mengetahui berbagai sudut pandang peran mahasantri dalam kehidupan yang berkelanjutan untuk negara Indonesia .

Webinar Festival FEBI DEMA-HIMA Ekonomi dan Bisnis Islam IDIA Prenduan Periode 2021/2022 ini berlangsung dari pukul 14.00 – 17.00 yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting. Peserta Webinar Festival FEBI berjumlah kurang lebih 67 orang. Selain itu, para tamu undangan yang terdiri dari Dr. Holilur Rahman, M.H.I selaku Dekan FEBI, Moh. Helmi Hidayat, M.E. selaku Wakil Dekan FEBI, Mujibno, MM. selaku Ka. Prodi FEBI dan Alumni Al-Amien Prenduan tahun 2007 M. Sandi Martha, SE.MM. dan Alumni Al-Amien Prenduan tahun 2015 Ahsanul Ulil Albab. LC. selaku pemateri kedua. Acara dimulai dengan cek in peserta Webinar Festival FEBI, kemudian dilanjut dengan pembukaan oleh Achmad Choiri mahasiswi FEBI semester V dan pembacaan kalam illahi oleh Muhammad Arifin sekaligus sambutan-sambutan oleh Gubernur DEMA FEBI IDIA Prenduan Moh. Ferdy Zamzami dan Dekan FEBI serta do’a oleh Wakil Dekan FEBI.

Acara utama dari Webinar Festival FEBI ialah penyampaian materi tentang Mahasantri Era Persaingan Global selama 15 menit yang dipandu oleh Khotam sebagai moderator. Narasumber dalam pembahasan kali ini adalah Ahsanul Ulil Albab, LC. alumni IDIA Prenduan tahun 2015. Pemateri membahas tentang pengembangan hard skil dan soft skill mahasantri sehingga bisa mengaktualisasikan dirinya dengan bentuk speak up, bergabung dengan organisasi dan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunity, dan Threats) karena peran dari santri sebagai duta pesantren, membumikan Pendidikan dan kepemimpinan sehingga bisa memfungsikan dirinya sebagai agent social of change. Kemudian penyampaian materi dilanjutkan oleh narasumber kedua, yaitu M. Sandi Martha, SE.MM. tentang generasi mahasantri yang kreatif menuju Indonesia bermartabat yang dipandu oleh Khotam sebagai moderator selama 15 menit. Pemateri membahas Indonesia sebagai negara bermartabat, maka harus memiliki generasi yang taat beragama, bersih, sejahtera, disiplin dan bersahabat karena generasi kreatif adalah mereka yang kreatif proses, produk yang kreatif, produk people dan mampu mengendalikan situasi yang kreatif. Moderator kembali memberikan waktu 15 menit kepada peserta untuk tanya jawab.

Selanjutnya, Sebelum acara ditutup, panitia mengajak para peserta dan tamu undangan Webinar Festival FEBI untuk foto bersama sebagai dokumentasi berlangsungnya acara Webinar Festival FEBI. Pada acara Webinar Festival FEBI ini, harapan kami para peserta dapat memahami materi yang sudah dipaparkan oleh narasumber karena kesuksesan  seseorang tidak  semata-mata  ditentukan  oleh pengetahuan  dan kemampuan teknis dan kognisinya (hard skill) saja, tetapi lebih  oleh kemampuan mengelola  diri dan orang lain (soft skill). Ini menambah pentingnya peran mahasantri dalam  pembentukan karakter kreatif mahasiswa,  khususnya dalam pembangunan negara dan bangsa karena sejatinya, pemberdayaan pada mahasantri lebih diorientasikan pada partisipasi masyarakat tanpa mengesampingkan pembangunan lokal, guna mengembangkan sumberdaya yang ada secara lebih mandiri, kreatif serta inisiatif yang tumbuh secara lokal pula.

Penullis : Riskiana Elina

Related posts

Leave a Comment